<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Ratna&#x27;Site</title>
<link>http://ratnaabas.multiply.com/</link>
<description>Nama saya, Ratna. ibu dari dua anak, Moulvi dan Chika.&#x3C;br&#x3E;Isteri dari Abbas.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kami pernah tinggal di Montreal, Canada selama dua tahun. Sekarang kami tinggal di Berkeley California untuk menemani papa Abbas menempuh program Doktoral di negeri paman sam ini.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Di Indonesia, kami tinggal di Daerah Pondok Cabe, Jakarta</description>
<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 15:18:58 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Tue, 5 Aug 2008 15:58:00 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Ratna&#x27;Site</title>
<url>http://images.ratnaabas.multiply.com/logo</url>
<link>http://ratnaabas.multiply.com/</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>MFM#18 : Sagon Bakar</title>
<description>Resepnya aku dapat Femina edisi Hidangan Lebaran, cuma sudah aku sesuaikan dengan seleraku. Jajanan tempo doeloe, waktu masih ingusan. Awalnya anak-anak gak mau nyentuh sama sekali tapi pas aku bawa ke tempat kursus menjahitnya Chika, mereka berubah pikiran waktu ngeliat teman-temannya makan dengan semangat sampe nambah terus. Sampe di rumah, langsung berebut lagi, ludes deh toplesnya. 

&#x3C;a href=&#x22;http://s517.photobucket.com/albums/u336/ratnaabas/?action=view&#x26;#x26;current=P8010054-1.jpg&#x22; target=&#x22;_blank&#x22;&#x3E;&#x3C;img src=&#x22;http://i517.photobucket.com/albums/u336/ratnaabas/P8010054-1.jpg&#x22; border=&#x22;0&#x22; alt=&#x22;Photobucket&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/recipes/item/1/MFM18_Sagon_Bakar</guid>
<pubDate>Tue, 5 Aug 2008 15:58:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Panas booooooo</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Ampun dah, panas banget hari ini. Dari pagi udah liat ramalan, katanya 94 derajat, pas liat di internet ternyata 98 derajat booo. Jadi malas ngapa-ngapain, udah pamit ma teman sekamar, hari ini aku gak masak ya, otakku lagi nolak meracik bumbu, kalo dipaksa ntar yang ada gak enak rasanya, abis lagi bete/bad mood.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Kemarin waktu jemput anak-anak sekolah, kebetulan suami lagi di kampus, jadi jalan kaki. Karena panas dan kering kulit telapak tanganku langsung pecah dan berdarah, padahal kemarin cuma 86 derajat. Kaget juga. Rasanya di Indonesia panas, tapi gak pernah sampe kayak gini. Mungkin karena udaranya lembab kali ya. Pas hari ini jemput anak, gak pake jaim lagi langsung order suami buat jemput. Nyerah deh.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Ramalannya lagi, besok bakalan lebih dahsyat panasnya . &#x3C;IMG src=&#x22;http://images.multiply.com/common/smiles/omg.png&#x22;&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/30/Panas_booooooo</guid>
<pubDate>Thu, 15 May 2008 22:59:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Maafkan ibu, nak.</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Maafkan ibu, nak.Selama ini ibu hanya memikirkan kebutuhan fisikmu saja. Baju baru, mainan baru, makanan bergizi untuk tubuhmu. Padahal kau layak menerima lebih dari itu. Kau layak ditemani ibu bermain, kau layak dipeluk dan dibelai ibu lebih lama, kau pun masih layak tidur dipangkuan ibu. Tapi ibu tak pernah punya waktu yang cukup untuk itu.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Maafkan ibu, nak. Ibu bahkan terlalu sibuk untuk urusan-urusan yang sebenarnya tak perlu ibu urus, seperti bergosip, baca cerita artis yang bahkan tak ibu kenal, nonton film nominasi Oscar, baca buku yang direkomendasi kritikus. Seharusnya waktu ibu itu, ibu pergunakan untuk mengajari main sepeda atau sekedar mendengarkan keluh kesahmu.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Maafkan ibu, nak. Ibu selalu menuntutmu berlaku sopan dan bertutur lembut. Padahal ibu sering mencontohkan hal-hal yang kurang baik kepadamu. Slordig di rumah maupun roadig di jalan, memotong pembicaraan orang tanpa permisi lebih dulu pun sering ibu lakukan.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Maafkan ibu, nak. Yang selalu menuntutmu untuk berprestas...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/29/Maafkan_ibu_nak.</guid>
<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 15:48:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Telpon Pagi Hari</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Pagi ini, sekitar jam 5, telpon rumahku berdering. Siapa ya? Udah deg-degan takutnya ada berita penting dari Jakarta. Ternyata temanku di Boston, Rahma yang telpon. Sebenarnya aku belum bangun, maklum sekolahku lagi spring break lagipula adzan Shubuh baru jam 5.34 pikirku. Akhirnya aku telpon balik Rahma setelah beres cuci muka dan sikat gigi, rupanya dia sedang dapat musibah. Ibunya meninggal Sabtu lalu. Rahma sedih banget. Memang waktu baru datang ke Boston, January lalu, Rahma sempat cerita, dia khawatir dengan kondisi ibunya yang waktu itu sedang sakit abis jatuh dan mengalami patah tulang. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Aku bisa mengerti perasaannya. Waktu baru 3 minggu menginjakkan kaki di Berkeley. Ayahku tiba-tiba sakit dan harus menjalani operasi prostat. Kaget dan shock banget, karena waktu aku berangkat beliau sehat wal afiat. Ada perasaan bersalah dalam diri. Setiap aku sakit ayah dan ibuku selalu ada disampingku. Bahkan waktu aku dirawat di rumah sakit Mei lalu, ayah ibu meluangkan waktu merawat anak-a...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/28/Telpon_Pagi_Hari</guid>
<pubDate>Fri, 4 Apr 2008 23:02:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Stupid Me</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Ceritanya minggu ini jadwalnya suamiku bawa snack untuk meeting. Suamiku minta tolong dibuatin Lemper Ayam dan Onde-onde untuk 12 orang peserta meeting. Minggu pagi, aku belanja di toko Asia terdekat rumah yang jaraknya 10 menit kalo naik mobil. Seperti biasanya aku pergi sendiri&#x26;nbsp;naik bus, pulangnya baru dijemput suami dan anak-anak, agak repot kalo belanja bawa anak-anak, mereka gak nyaman di dalam toko terlalu lama.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Mungkin saking groginya aku salah liat jam, baru jam 8.36 aku udah berangkat dari rumah, padahal toko itu buka jam 9.00. Jangankan tokonya, mall tempat toko itu berada juga masih tutup. Untung satpamnya baik hati, aku diijinin masuk mall, padahal pintu masuknya masih dikunci, daripada kedinginan diluar katanya. Dalam hati taku juga, abis masih gelap banget, tapi aku liat di dalam toko udah terang dan banyak pegawai mereka yang sibuk menata interior toko. Geli juga sih, abis kayak orang mau dagang lontong, pagi-pagi udah ke pasar (aku pembeli pertama yang nongol di to...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/27/Stupid_Me</guid>
<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 22:41:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Rugs Shampoos Have Ingredients Linked to Chilhood Lukemia?</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Tadi pagi, pas antar anak-anak sekolah, didepan pintu apartemen ada jurnal bulanan dari UC Berkeley. ada 1 artikel yang mau aku share di blogku, mudah-mudahan manfaat buat teman-teman.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P align=center&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;The Child-Safe Green Way to Clean Your Apartment&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Did you know that many commercial rugs shampoos have ingredients linked to childhood lukemia? Or that Windex has traces of neurotoxins? You can rid your household of all harsh store-bought cleaners with these simple ingredients:&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;UL&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;lemon juice&#x3C;/LI&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;white wine vinegar&#x3C;/LI&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;borax&#x3C;/LI&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;salt&#x3C;/LI&#x3E; &#x3C;LI&#x3E; baking soda&#x3C;/LI&#x3E;&#x3C;/UL&#x3E; &#x3C;P&#x3E;There simple many online sites explaining the use of these simple ingredients for cleaning. Here are the few simple tips:&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;1. Got mud? For a few fresh mud spot on your carpet or rug, sprinkle with baking soda to cover the spot completely. Wait 20 minutes and then vacuum.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;2. Un-color your world. Baking soda to rescue again-this time when crayon is the offender. If you find the waxi color on the clothes and other launderable items, add 1 cup of baking soda to the wash and launder...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/26/Rugs_Shampoos_Have_Ingredients_Linked_to_Chilhood_Lukemia</guid>
<pubDate>Thu, 13 Mar 2008 17:14:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>MFM#12: Sosis Solo.</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Sebenarnya ini aku posting di photo tapi karena logo mfm nya gak mau keluar pas diup load, akhirnya posting lagi. Yang ini khusus buat mbak Yeni tercinta, yang udah sabar banget ngebimbing aku posting logo, thanks ya say.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Bahan Kulit:&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;UL&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;4 butir telur  &#x3C;LI&#x3E;100 ml santan dari 1/4 butir kelapa (aku pake 1 kaleng kecil)  &#x3C;LI&#x3E;1/2 sdm tepung terigu  &#x3C;LI&#x3E;1/2 sdt garam  &#x3C;LI&#x3E;1 sdm minyak goreng untuk olesan&#x3C;/LI&#x3E;&#x3C;/UL&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Bahan Isi: &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;UL&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;200 gram daging sapi giling (aku pake ayam giling)  &#x3C;LI&#x3E;100 ml santan dari 1/4 butir kelapa  &#x3C;LI&#x3E;1 butir telur&#x3C;/LI&#x3E;&#x3C;/UL&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Bumbu halus isi: &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;UL&#x3E; &#x3C;LI&#x3E;8 siung bawang merah  &#x3C;LI&#x3E;4 siung bawang putih  &#x3C;LI&#x3E;1sdt ketumbar  &#x3C;LI&#x3E;1/8 sdt jintan  &#x3C;LI&#x3E;3 butir kemiri  &#x3C;LI&#x3E;1/4 sdt gula pasir  &#x3C;LI&#x3E;3/4 sdt garam&#x3C;/LI&#x3E;&#x3C;/UL&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Cara membuat: Isi; tumis bumbu halus isi hingga matang. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tambahkan santan, aduk hingga matang. Angkat. Masukka telur selagi panas, aduk rata. Sisihkan&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Aduk rata bahan kulit. Panaskan wajan anti lengket, oles dengan minyak goreng. Buta dadar tipis-tipis.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Ambil selembar dadar, sendokkan dengan isi. Lipat k...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/24/MFM12_Sosis_Solo.</guid>
<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 00:35:00 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Dari anak kucing ke litle mermaid</title>
<description> &#x3C;p&#x3E;Dari anak kucing ke litle mermaid, Chika sering aku umpamain kayak gitu. Kalo yang namanya disuruh adus, siram atawa mandi susah banget, banyakan ngelesnya ato alasannya. Lagi bacalah, lagi nontonlah, ngerjain pr lah dan yang paling sering, &#x22;Ntar dulu ma, lagi tanggung&#x22;, mirip anak kucing takut banget ma air. Tapi yang bikin heran kalo udah di bathtub, susah banget diangkatnya persis kayak putri duyung. Bisa 1 jam, kalo belum dipanggil, ya belum sabunan, ampun deh. Masa mau dimandiin terus, sampe kapan?&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Belum lagi ritual pake lotion ke seluruh tubuh, bisa makan waktu setengah jam sendirian (itu belum sisiran dan pake acara pilih baju lho). Caranya pake lotion, gak boleh ada kulit yang kelewat, lembut dan merata. Sementara abangnya paling senang disuruh mandi, cuma mandinya gaya cowboy, gak sampe 2 menit udah selesai, bikin aku bingung juga, bersih gak ya mandinya? Yang namanya pake lotion, anak itu paling malas, alasannya masa cowok wangi.&#x26;nbsp;Caranya pilih baju, baju&#x26;nbsp;apapun yan...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/20/Dari_anak_kucing_ke_litle_mermaid</guid>
<pubDate>Thu, 14 Feb 2008 02:53:18 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Nasionalism</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Waktu jemput anak-anak&#x26;nbsp;dari sekolah hari ini, gurunya Maulvi, mrs. Edie Johnson bilang kalo hari itu Maulvi memberinya selembar kertas berisi kata-kata dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia seperti kamus. Sebelah kiri dia tulis bahasa Inggris diberi garis pembatas dan sebelah kanannya bahasa Indonesia. Isinya kira-kira 50-70 kata, juga cuma kata-kata dasar seperti learn, ship,mobil ect. Wow, surprise buat aku, mengingat usianya baru 8 tahun April ini. Memang 2 hari belakangan aku lihat sewaktu dia buat, tapi aku gak nyangka kalo itu bakal dia kasih ke gurunya. Wah bisa nyaingin John M Echols dan Hasan Shadily nih (pengarang Kamus Inggris Indonesia)&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Gurunya bilang, alasan Maulvi ngasih itu ke dia, supaya Mrs. Edie tahu sedikit tentang bahasa Indonesia, karena Maulvi kadang masih campur aduk bahasanya ketika dia berbicara. Juga supaya mrs. Edie belajar bahasa Indonesia, jangan cuma Maulvi yang belajar bahasa Inggris.&#x26;nbsp;Yang terakhir&#x26;nbsp;supaya Indonesia makin ngetop.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Soal na...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/19/Nasionalism</guid>
<pubDate>Fri, 8 Feb 2008 23:30:56 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Cape Deh....</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Udah 2 hari ini aku gak sekolah, kena flu dan batuk. Bangun tidur, Rabu pagi sebenarnya udah terasa tenggorokan gatal dan kering (cari kedondong buat garuk gak dapat he..he..he..). Aku udah minum juice sebanyak mungkin, sambil makan jeruk terus, tetap aja besoknya ambruk, badan rasanya lemes banget. Untungnya Kamis, suami&#x26;nbsp;kuliah sore&#x26;nbsp;jadi bisa antar jemput anak-anak sekolah.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Minggu lalu tepatnya hari Jum&#x27;at suamiku yang ambruk gak kuliah dan kerja, bangun tidur badannya demam. Namanya juga roomate jadi nular deh. Akhirnya udah 2 hari, anak-anak sarapan cuma pake sereal dan&#x26;nbsp;dinner pake ayam tepung made in Kentucky, sorry ya kids.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Pagi ini sebenarnya udah agak segeran, tapi suamiku masih melarangku sekolah. Doi agak trauma, terakhir sakit kayak gini ujungnya aku harus dirawat di rumah sakit gara-gara salah obat. Lagipula, batuknya masih agak parah, kata si akang, &#x22;Badanmu udah kurus, batuk pula, ntar disangka TB, makin gawat deh&#x22;. Ya nurut aja deh, malu juga kalo batuk ter...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/18/Cape_Deh....</guid>
<pubDate>Fri, 8 Feb 2008 18:31:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Imagining Life with Only Six Foods</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Itu judul essay yang ditugasin guruku disekolah tadi pagi. Kita disuruh milih 6 makanan yang jadi prioritas kita, air, bumbu dan garam gak masuk hitungan. Bingung kan, buat para hedonism kayak kita-kita si pemakan segala, maksudnya apapun yang halal.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Aku pilih beras untuk no.1. Alasannya jelas makanan pokok kita nasi, biar udah makan mie ayam 2 mangkok, belum afdol kalo gak kena nasi he..he..he.. Nasi kering bisa dibuat rengginan untuk snack, bisa juga berasnya digiling jadi tepung beras.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;No 2 aku pilih dried beans, kacang-kacangan. Kedelai bisa aku buat tahu dan tempe juga bisa buat kecap dan canola oil. kacang hijau campur tepung beras jadi rempeyek. Kalo aku makan beans bareng produk susu bikin kandungan fiber dan protein sekaligus.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;No. 3 susu, aku bisa bikin dairy (butter, cheese dan yogurt).&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Untuk no. 4 aku pilih wortel sebagai sayuran favoritku.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Jagung jadi pilihan no.5. Jagung bisa jadi sumber karbohidrat kalo lagi bosan nasi, bisa dibuat corn flakes ato dibuat corn sirup kalu a...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/17/Imagining_Life_with_Only_Six_Foods</guid>
<pubDate>Tue, 5 Feb 2008 00:19:15 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mr. Bean</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Anak pertamaku Maulvi suka aneh-aneh kelakuannya. Sebenarnya dari rasa ingin tahunya yang berlebihan, ditambah agak sembrono. Dari kecil senangnya bertanya tentang semua hal, sekali dijawab dia akan tanya kenapa gitu atau tahu darimana? Gak puas dengan jawaban kita, dia bakal cari di perpustakaan, lewat buku, majalah, internet, film yang berkaitan dengan hal ditanyain, pokoknya pengen tau sampai detail. Jeleknya karena dia berusaha tahu atau bertanya apapun, dia jadi gak fokus akan 1 hal karena semuanya menarik buat dia. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Caranya duduk di kelas pun tidak menatap atau memperhatikan guru, tapi ke menghadap jendela kelas, memang sih dia selalu bisa menjawab pertanyaan atau soal yang diberikan tapi sang guru menganggap he doesn&#x27;t pay attention.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Yang namanya sembrono, jangan ditanya deh. Buat dia hal biasa kejedot tembok, atau pinggir tempat tidur. Seminggu yang lalu punggungnya lecet, kebentur meja waktu mungut pencil yang jatuh di kolong meja katanya. 2 hari kemudian dia kejedug tembok cu...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/16/Mr._Bean</guid>
<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 23:11:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sepatu</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Akhirnya setelah seminggu hujan terus, hari ini cuacanya agak cerah dan hangat. Kita sekeluarga emang udah niat beli sepatu Chika, jadi tambah semangat untuk jalan. Sepatunya yang dibeli dari Jakarta udah jebol, mungkin gak tahan suhu dingin. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Kalo pengen beli sepatu Chika, harus diniatin banget waktunya. Kaki Chika termasuk besar ukurannya, no 3 untuk anak umur 6,5 tahun. Kadang modelnya udah cocok, ukurannya gak ada. Ukurannya cocok, modelnya ABG banget, anakku yang satu ini masih lugu gak cocoklah model ABG. Ditambah lagi Chika itu termasuk anak yang pemilih, gak seperti abangnya, dipakein model apa aja terima mungkin karena cowok kali ya.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Setelah berkeliling dari rak ke rak, ketemu juga, itupun no 3,5. Padahal sebelum berangkat aku udah browsing internet, nyari model dulu pikirku biar agak cepat, tetap aja susah. Kalo di Indo, kadang aku carinya di rak anak kuliah, ukurannya 35-36 sepatu Indonesia. Jadi ingat mamaku yang dulu juga suka ngeluh cari sepatu buatku. Diantara adik-adikk...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/15/Sepatu</guid>
<pubDate>Sun, 27 Jan 2008 01:23:13 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mal Praktek</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Ingat judulnya aja udah ngeri, jangan sampe ngalamin deh. Tapi aku sendiri pernah lho ngalamin mal praktek belum lama ini. Rasanya gondok banget, kok bisa dokter menyepelekan nyawa pasien. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Pertengahan tahun lalu, ketika sedang antar anak les renang sore hari mendadak badanku terasa meriang, padahal dari pagi aku ngerasa fit dan gak ada yang salah dengan tubuhku. Sampe dirumah aku langsung minum obat flu, aku pikir gejala flu biasa. Esoknya, suhu tubuhku makin naik jadi 38 derajat celcius, siang itu aku dibawa ke dokter oleh suami. Tapi justru dari situ awal segalanya. Si dokter dengan pedenya memvonis aku sakit batu ginjal, padahal dia tidak melakukan prosedur pemeriksaan, seperti tes darah ataupun tes urin. Dengan ringannya dia menyuruh aku pulang dan menebus obat untuk aku minum.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Karena aku dalam keaadan gak fit untuk berfikir normal dan juga suamiku termasuk awam dengan istilah kedokteran, kita berpikir positif aja tentang penyakitku. Setelah aku minum obat dari dokter, suhu badank...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/14/Mal_Praktek</guid>
<pubDate>Tue, 22 Jan 2008 22:54:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Gula Merah</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Waktu aku kecil, simbahku kalo datang berkunjung ke rumah gak pernah absen bawain gula kawung (gula merah yang dibungkus daun kawung). Aku sempat bertanya, &#x22;Ngapain sih mbah repot amat lha wong gula merah kan banyak di warung bang Ali sebelah rumah&#x22;. Jawab mbah, &#x22;Tapi kan gula kawung beda, lebih gurih dan jarang ada di Jakarta&#x22;. Buatku rasanya gak ada beda, sama-sama manis warnanya juga sama hitam.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Sebelum aku barangkat ke Berkeley, sempat nanya juga ke teman yang baru pulang dari Berkeley, bumbu apa aja yang gak ada di Berkeley. Dia bilang semuanya ada cuma kencur aja yang gak ada. Gula merah, daun salam, juga kemiri yang sulit ditemui waktu aku tinggal di Montreal ada semua, dan toko yang jual gak jauh dari kompleks apartemen kami.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Tapi udah hampir 3 bulan aku tinggal disini, belum ketemu juga si gula merah. Aku sempat beli gula merah asal Mexico, rasanya beda. Ingredientsnya cuma sugar and water. Rasanya kurang gurih kalo dibanding gula merah Indonesia dan kerasnya minta ampun deh. ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/13/Gula_Merah</guid>
<pubDate>Sat, 19 Jan 2008 16:25:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Toothfairy</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Tardisi kita, setiap Maulvi dan Chika tanggal gigi susunya, dikasih uang dalam amplop kayak toothfairy. Tapi kita bilang ke mereka kalo uang itu dari aku dan papanya, ibaratnya upah sakit dicabut dan biar mereka gak takut tanggal gigi susunya. Jumlahnya gak besar cuma 1 dollar untuk 1 gigi.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;2 hari sebelum aku ke Berkeley, kira-kira 3 bulan yang lalu, salah satu gigi seri Maulvi yang atas,&#x26;nbsp;tanggal. Karena saat itu aku lagi sibuk packing dan banyak&#x26;nbsp;teman&#x26;nbsp;juga kerabat&#x26;nbsp;yang datang ke rumah, jadi lupa kasih hadiah uang dalam amplop. Sampai minggu lalu belum tumbuh juga gigi penggantinya, aku sempat worry gusinya mengerut lagi dan space giginya mengecil akibatnya bisa numpuk giginya. Masa gigi kembaran ma&#x27; jalan layang Tomang, seliweran gak keruan. Gigi seri yang sebelahnya gak butuh waktu lama untuk tumbuh. Kalo sampai akhir January ini belum tumbuh juga aku mau buat appointment dengan dokter gigi.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;3 hari yang lalu&#x26;nbsp;aku ingat belum kasih uang buat giginya itu. Aku bi...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/12/Toothfairy</guid>
<pubDate>Thu, 17 Jan 2008 22:47:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>New Pants</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Hari ini untuk ke 2 kalinya Chika pulang sekolah dengan celana baru. Bukan baru beli di toko, tapi celana ganti yang memang dipersiapkan kalo siswa ngompol ato pipi on the pants. Kemarin waktu kita main ke rumah temanku di San Pablo city, dia juga ngompol disana. Chika gak bisa nahan kencing lama-lama, sebenarnya sama dengan mamanya. Aku kalo disuruh nahan pipis bisa panas dingin. Ada yang punya resep jitu gak buat solve the problem ini?&#x3C;/P&#x3E;</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/11/New_Pants</guid>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 22:38:45 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ritual Makan</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Setiap individu biasanya punya ritual sendiri kalo makan. Ritual disini jangan diartikan upacara besar, maksudnya kegemaran ato kebiasaan tertentu yang dilakukan setiap makan&#x26;nbsp;ato paling tidak setiap minggu anda makan makanan itu.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Chika anakku, setiap makan cuma minta 2 hal, ayam goreng atau Indomie. Karena Indomie hanya boleh disantap 1 kali dalam seminggu &#x26;nbsp;(peraturanku), konsekuensinya aku harus masak ungkepan ayam goreng tiap minggu. Setiap jam makan tiba, harus ada ayam goreng di atas meja walaupun cuma 1 potong untuk Chika seorang. Untungnya tiap hari dia lunch di sekolah, jadi paling enggak ada variasi. Dia cuma mau menu ayam goreng digeser dengan Soto Betawi, lebih ribet kan.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Suamiku beda. Kebiasaannya ini cuma timbul kalo dia lagi sekolah. Walaupun gak tiap hari, tiap minggu aku harus masak balado teri. Kalo aku masak yang lain kayak kimlo, biryani, lodeh, gulai kambing dll, kalo ada teri, ujungnya pasti sambil dicampur. Seringnya aku umpetin dulu, biar gak dimakan bar...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/10/Ritual_Makan</guid>
<pubDate>Wed, 2 Jan 2008 15:39:58 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pajak</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Rasanya aku udah berniat banget jadi warga negara yang baik, salah satunya bayar pajak. Kok rasanya susah banget ya. Ceritanya aku mau bayar PBB tanahku. Gak mahal cuma Rp. 32000, masalahnya aku gak pernah terima surat SPPTnya (tagihan PBB). Dan itu udah 5 tahun, sejak aku beli tanah itu.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Aku udah lacak dari RT, Kelurahan sampe ke kantor pajak Tangerang. Itupun aku harus muter-muter dulu, dari kantor pusat pajak Tangerang yang dekat bandara Soekarno Hatta. Kata petugasnya untuk wilayahku, aku harus ke kantor yang di Cikokol. Masih semangat aku datangi yang di Cikokol di hari yang sama. &#x22;Ibu, untuk wilayah ibu,&#x26;nbsp;sebulan terakhir ini dipindah ke kantor yang ada di BSD&#x22;, kata petugasnya dengan ramah. Bayangin aja kantor pusat kok gak tau. Masih penasaran aku datang ke BSD, biar tuntaslah pikirku. Disana aku gak berhasil juga dapatin SPPTnya.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Dengan modal nekat, pake sedikit gertak aku datangi pak Rtnya, aku bilang mau diurus pengacaraku, kalo aku gak dapat SPPTnya dalam waktu&#x26;nbsp;3 h...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/9/Pajak</guid>
<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 02:06:36 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Para Pencari Tuhan</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Beberapa hari sebelum Idul Adha aku udah mikir mau sholat Ied dimana dan mau masak apa, biar hari itu agak beda dengan hari-hari lainnya, maklum berada di uncle sam yang penduduknya bukan mayoritas muslim bikin suasana lebaran jadi beda dengan di Indonesia. Akhirnya aku putuskan untuk sholat di hotel Mariot Oakland yang ngadain sholat jam 9 pagi karena Maulvi ada project buat Candy House di kelasnya yang mulai jam 10.30. Lagipula aku dapat giliran masak untuk Teacher Apreciation (wali murid menyiapkan lunch untuk guru-guru disekolah tiap 1 bulan sekali) dan harus diantar ke sekolah sebelum jam 11. Sholat di tempat lain mulainya jam 10, so kayaknya gak keburu untuk acara Maulvi dan antar lunch untuk guru. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Untuk menu lebaran, aku pilih Soto Betawi lengkap dengan perkedelnya. Papaku paling suka Soto Betawi tapi beliau bilang cuma 2 soto betawi yang bikin kangen lidahnya, soto betawi yang ada di Cawang dekat rumah sakit UKI dan soto betawi buatanku. Kalo udah nemu, duh bisa 3 kali nambah ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/8/Para_Pencari_Tuhan</guid>
<pubDate>Thu, 20 Dec 2007 16:40:42 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Broken English</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;Judul di atas aku ambil dari satu satu judul &#x3C;EM&#x3E;Gado-Gado&#x3C;/EM&#x3E; (artikel di Femina).&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Waktu kita tinggal di Montreal dulu, Chika berumur 1 sampe 3 tahun, lagi fase adaptasi bahasa. Di Apartemen kita pake bahasa indonesia, aku pikir 2 tahun bukan waktu yang lama, belajar dari pengalaman tanteku yang pernah tinggal di Jepang, pas anaknya pulang stress banget karena gak bisa komunikasi dengan orang-orang sekitarnya, so kita putuskan untuk tetap pake bahasa Indonesia.&#x26;nbsp;Di daycarenya dia pake bahasa Perancis, diluar (kalo ke playground, Indonesian Community dll) biasanya pake bahasa Inggris. Nah yang ada dia bingung tuh untuk ngomong. Sekalinya ngomong pake bahasa Broken English ato gado-gado persis kayak tante Ida Kusuma.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;EM&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Mommy, don&#x27;t open-open my kaos, please. I found the tutup botol abang. My coat kena vomet. Abang, dilooking for aku dari tadi.&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/EM&#x3E; Bikin nyengir abis kan.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Beda dengan Maulvi. Trilingualnya sukses. Maulvi bisa dengan cepat transfer, kalo diajak ngomong Indonesia pindah ke Inggris at...</description>
<guid isPermaLink="true">http://ratnaabas.multiply.com/journal/item/7/Broken_English</guid>
<pubDate>Sun, 16 Dec 2007 00:25:14 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>